🐕 Peluru Ditembakkan Dengan Kecepatan Awal 100 Ms
CaraMenghitung Soal Gerak Parabola. Kirim soal Matematika, Fisika, Kimia, Ekonomi, Biologi SMP, SMA, Kuliahan. Bayar lalu dapatkan Pembahasan. Soal 1. Sebuah peluru dltembakkan dengan kecepatan (v 0) 40 m/s. Jika sudut elevasinya (θ) 60° dan percepatan gravitasi adalah (g) 10 m/s 2 . maka peluru mencapai titik tertinggi (y maks) setelah .
Sebuahpeluru ditembakkan dengan kecepatan awal 100 m/s, dengan sudut elevasi 30 0. Jika kedua benda tersebut saling mendekati dengan kecepatan tetap 15 ms -1 dan 10 ms -1 dan berangkat dengan waktu yang sama,maka untuk bertemu diperlukan waktu. answer choices . 1 menit.
Sebutirpeluru ditembakkan dari senapan dengan kecepatan awal 100 m/s. Sudut elevasi saat itu sebesar 150 (sin 150 = 0,26). Hitunglah tinggi maksimum dan jangkauan terjauh yang dapat dicapai peluru! Penyelesaian v0 = 100 m/s α = 150 → sin 150 = 0,26 g = 10 m/s Tinggi maksimum yang dicapai peluru sebesar: ym = = = 33,8 m Jangkauan terjauhnya
Peluruditembakkan condong ke atas dengan kecepatan awal v = 1,4 x 10 3 m/s dan mengenai sasaran yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 10 5 m. Bila percepatan gravitasi 9,8 m/s 2, maka elevasinya adalah n derajad, dengan n sebesar. A. 10 B. 30 C. 45 D. 60 E. 75 (Sumber soal UMPTN 1993)
Jenissenjata Scar-L merupakan senjata yang sering digunakan dalam permainan PUBG Mobile. Scar-L lebih sering digunakan karena dianggap memiliki performa yang konsisten dan mudah ditemukan, serta fleksibel. Senjata ini banyak digunakan pada pertempuran jarak pendek hingga jajak menengah. Isi Artikel [ show].
Sebuahpeluru ditembakkan dengan kecepatan awal 100 ms dan sudut elevasi 30. Jawaban untuk buku bahasa inggris kurikulum 2013 kelas 10 halaman. Irfan menembakkan peluru dengan kecepatan awal 120 ms membentuk sudut elevasi 30 terhadap permukaan tanah. Download modul pelajaran soal dan rumus gerak parabola lengkap SMP SMA.
Untukmenentukan kelajuan awal peluru (sebelum peluru menyentuh balok), terlebih dulu kita menentukan besarnya kelajuan peluru dan balok setelah mereka bertumbukan. Sebuah peluru dari 0,03 kg ditembakkan dengan kelajuan 600 m/s diarahkan ppada sepotong kayu yang massanya 3,57 kg yang digantung pada seutas tali. Peluru mengeram dalam kayu
Peluruditembakkan dari tanah condong ke C. 25 m atas dengan kecepatan v dan sudut elevasi 0 D. 30 m 45 . Agar peluru mengenai sasaran di tanah E. 100 m yang jarak mendatarnya 200 m, maka besar 2 v adalah
Peluruditembakkan dengan kecepatan awal 100 m/s dengan membentuk sudut alpha terhadap bidang horizontal. Jika jarak terjauh yang dicapai peluru 500 akar(3) m dan g=10 m/s^2 , maka besarnya alpha adalah . Gerak Parabola; Gerak Parabola; Mekanika; Fisika; Share. Cek video lainnya.
. Diketahui v0 = 100 m/s = 30° g =10 m/s2 Ditanya kecepatan dan arah kecepatan peluru ketika 1 detik ... ? Penyelesaian Untuk mencari kecepatan dan arah kecepatan peluru ketika 1 detik, kita lakukan beberapa langkah sebagai berikut Mencari komponen kecepatan awal di sumbu x Mencari komponen kecepatan awal di sumbu y Mencari komponen kecepatan detik ke 1 di sumbu x Mencari komponen kecepatan detik ke 1 di sumbu y Resultan kecepatan detik 1 Arah kecepatan peluru ketika detik 1 Oleh karena itu, Kecepatan pada detik 1 adalah dan arahnya 25,38º.
7 Contoh soal gerak parabola1. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 20 ms–1. Jika sudut elevasinya 60o dan percepatan gravitasi = 10 m s–2 maka peluru mencapai titik tertinggi setelah …A. 1 sekonB. 2 sekonC. √3 sekonD. 2√3 sekonE. 3√2 sekonPembahasanDiketahui Kecepatan awal peluru vo = 20 ms–1Sudut elevasi θ = 60oCPercepatan gravitasi g = 10 m s–2Ditanya Selang waktu peluru mencapai titik tertinggiJawab Kecepatan awal peluru pada arah horisontal sumbu x vox = vo cos 60o = 200,5 = 10 m/sKecepatan awal peluru pada arah vertikal sumbu y voy = vo sin 60o = 200,5√3 = 10√3 m/sUntuk menghitung selang waktu peluru mencapai ketinggian maksimum, tinjau gerakan peluru sejak ditembakkan hingga mencapai ketinggian maksimum. Pada titik tertinggi, peluru berhenti sesaat sebelum berbalik arah sehingga kecepatan peluru pada titik tertinggi bernilai nol vty = 0.Selang waktu peluru mencapai titik tertinggi dihitung menggunakan rumus berikut vty = voy + g tKeterangan vty = kelajuan akhir peluru pada arah vertikal = kelajuan peluru pada titik tertinggi = 0 m/svoy = kelajuan awal peluru pada arah vertikal = 10√3 m/sg = percepatan gravitasi = 10 m/s2t = selang waktuSelang waktu peluru mencapai titik tertinggi vty = voy + g t0 = 10√3 – 10 t10√3 = 10 tt = 10√3 / 10t = √3 sekonJawaban yang benar adalah Sebuah peluru yang ditembakkan dengan kecepatan Vo dan sudut elevasi α. Pada titik tertinggi, maka …A. tenaga kinetiknya nolB. tenaga kinetiknya maksimalC. tenaga potensialnya maksimalD. tenaga totalnya maksimalE. kecepatannya maksimalPembahasanJika peluru ditembakkan dengan kecepatan awal vo dan sudut elevasi α maka peluru bergerak parabola. Pada ketinggian maksimum, energi potensial gravitasi bernilai maksimum karena peluru berada pada ketinggian maksimum. Pada titik tertinggi peluru tetap bergerak pada arah horisontal karena peluru mempunyai energi kinetik walaupun nilainya minimum. Energi kinetik bernilai minimum karena sebagian besar energi berubah menjadi energi potensial yang benar adalah Seorang kiper menendang bola dengan lintasan seperti pada gambar. Jarak X adalah…. g = 10 62,5 mB. 31,25 √2 mC. 31,25 mD. 25 √2 mE. 25 mPembahasanDiketahui Kecepatan awal vo = 25 m/sPercepatan gravitasi g = 10 m/s2Sudut θ = 45oDitanya Jarak XJawab Kecepatan awal bola pada arah horisontal vox = vo cos θ = 25 m/scos 45o = 25 m/s0,5√2 = 12,5√2 m/sKecepatan awal bola pada arah vertikal voy = vo sin θ = 25 m/ssin 45o = 25 m/s0,5√2 = 12,5√2 m/sGerak parabola merupakan perpaduan gerakan pada arah horisontal dan vertikal. Karenanya gerak parabola dianalisis seolah-olah terdiri dari dua gerakan yang terpisah. Gerak pada arah mendatar dianalisis seperti gerak lurus beraturan dan gerak pada arah vertikal dianalisis seperti gerak vertikal ke waktu bola di udara t Terlebih dahulu hitung selang waktu bola bergerak parabola. Selang waktu dihitung menggunakan rumus gerak vertikal ke menyelesaikan soal gerak vertikal ke atas, besaran vektor yang arahnya ke atas diberi tanda positif, besaran vektor yang arahnya ke bawah diberi tanda Kecepatan awal vo = 12,5√2 m/s positif karena arah kecepatan awal ke atasPercepatan gravitasi g = -10 m/s2 negatif karena arah percepatan gravitasi ke bawahKetinggian h = 0 ketika bola kembali ke posisi semula, perubahan ketinggian bola bernilai nolDitanya Selang waktu t bola bergerak parabolaJawab Diketahui vo, g, h dan ditanya t sehingga rumus gerak vertikal ke atas yang digunakan adalah h = vo t + 1/2 g t2h = vo t + 1/2 g t20 = 12,5√2 t + 1/2 -10 t20 = 12,5√2 t – 5 t212,5√2 t = 5 t212,5√2 = 5 tt = 12,5√2 / 5t = 2,5√2 sekonJarak horisontal yang dicapai bola X Jarak horisontal dihitung menggunakan rumus gerak lurus Kecepatan v = 12,5√2 m/sSelang waktu t = 2,5√2 sekonDitanya JarakJawab s = v t = 12,5√22,5√2 = 12,52,52 = 62,5 meterJawaban yang benar adalah Peluru ditembakkan dengan lintasan seperti pada gambar g = 10 maksimum yang dicapai peluru adalah….A. 5 m B. 10 mC. 20 mD. 25 mE. 30 mPembahasanDiketahui Kecepatan awal vo = 20 m/sPercepatan gravitasi g = 10 m/s2Sudut θ = 30oDitanya Ketinggian maksimum h maksJawab Terlebih dahulu hitung kecepatan awal pada arah vertikal voy voy = vo sin 30o = 20sin 30o = 200,5 = 10 m/sSetelah memperoleh nilai kecepatan awal pada arah vertikal voy, sekarang hitung ketinggian maksimum menggunakan cara seperti menghitung ketinggian maksimum pada gerak vertikal ke atas. Dalam menyelesaikan soal gerak vertikal ke atas, besaran vektor yang arahnya ke atas diberi tanda positif, besaran vektor yang arahnya ke bawah diberi tanda Percepatan gravitasi g = -10 m/s2 negatif karena arah percepatan gravitasi ke bawahKecepatan awal pada arah vertikal voy = 10 m/s positif karena arah kecepatan ke atasKecepatan pada ketinggian maksimum vty = 0Pada ketinggian maksimum, benda diam sesaat sebelum bergerak kembali ke bawah. Jadi pada ketinggian maksimum, kelajuan benda benilai Ketinggian maksimum hJawab Karena besaran yang diketahui adalah voy, g dan vty, sedangkan yang ditanyakan adalah h maka rumus gerak vertikal ke atas yang digunakan adalah vt2 = vo2 + 2 g hKeterangan vt = kelajuan akhir, vo = kelajuan awal, g = percepatan gravitasi, h = ketinggian maksimum vt2 = vo2 + 2 g h02 = 102 + 2 -10 h0 = 100 – 20 h100 = 20 hh = 100/20h = 5 meterKetinggian maksimum adalah 5 yang benar adalah Seseorang memegang bola pada ketinggian 20 meter lalu melempar horisontal ke depan dengan kecepatan awal 5 m/s. Tentukan a Selang waktu bola tiba di tanahb Jarak horisontal terjauh yang dicapai bolac Kelajuan bola ketika tiba di tanahPembahasana Selang waktu bola tiba di tanah tPenyelesaiannya seperti menentukan selang waktu benda yang melakukan gerak jatuh bebas.b Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola sDiketahui vox = 5 m/s laju awal pada arah horisontalt = 2 sekon selang waktu bola di udaraDitanya sJawab v = s / ts = v t = 52 = 10 meterc Kelajuan bola ketika tiba di tanah vtvox = vtx = vx = 5 m/svty = …. ?Kelajuan akhir pada arah vertikal dihitung seperti menghitung kelajuan akhir pada gerak jatuh voy = 0, g = 10, h = 20Ditanya vtJawab 6. Bola disepak membentuk sudut 30o terhadap permukaan lapangan dengan kecepatan awal 10 m/s. Tentukan a Ketinggian maksimumb Kelajuan bola pada ketinggian maksimumc Selang waktu bola tiba di permukaan lapangand Jarak horisontal terjauh yang dicapai bolaPembahasana Ketinggian maksimumPenyelesaiannya seperti menentukan ketinggian maksimum pada gerak vertikal ke vo = 10 m/svoy = vo sin 30 = 100,5 = 5 m/sg = -10 m/s2vty = 0Ditanya h maksimumb Kelajuan bola pada ketinggian maksimumKelajuan pada ketinggian maksimum = kelajuan pada arah horisontal = = vo cos 30 = 100,87 = 8,7 m/sc Selang waktuPenyelesaiannya seperti menentukan selang waktu pada gerak vertikal ke voy = vo sin 30 = 100,5 = 5 m/sg = -10 m/s2h = 0Ditanya tJawab d Jarak horisontal terjauhx = vx t = 8,71 = 8,7 meter7. Bola dilempar dari tepi bangunan setinggi 10 meter, membentuk sudut 30o terhadap horisontal dengan kecepatan awal 10 m/s.aKetinggian maksimum diukur dari permukaan tanahb Selang waktu bola mencapai tanahc jarak horisontal terjauh diukur dari tepi bangunanPembahasana Ketinggian maksimum diukur dari permukaan tanahPenyelesaiannya seperti menentukan ketinggian maksimum pada gerak vertikal ke ketinggian bola diukur dari tepi bangunan bola dilemparkan. Tinjau gerakan bola sejak dilemparkan hingga mencapai ketinggian vo = 10 m/svoy = vo sin 30o = 100,5 = 5 m/svty = 0 pada ketinggian maksimum, benda diam sesaatg = -10 m/s2Ditanya hb Selang waktu bola mencapai tanahPenyelesaiannya seperti menentukan selang waktu pada gerak vertikal ke atas. Tinjau gerakan bola sejak dilemparkan hingga bola tiba dipermukaan vo = 10 m/svoy = vo sin 30o = 100,5 = 5 m/sg = -10 m/s2h = -10 m posisi akhir berada 10 m di bawah posisi awalDitanya tTidak mungkin waktu bernilai negatif karenanya t = 2 sekon.c Jarak horisontal terjauh diukur dari tepi bangunanvo = 10 m/svx = vox = vo cos 30 = 100,87 = 8,7 m/st = 2 sekonJarak horisontal terjauh s = vx t = 8,72 = 17,4 meterSoal gerak parabola / gerak peluru1. Seseorang memegang bola pada ketinggian 5 meter lalu melempar horisontal ke depan dengan kecepatan awal 2 m/s. Tentukan a Selang waktu bola tiba di tanahb Jarak horisontal terjauh yang dicapai bolac Kelajuan peluru ketika tiba di tanahGunakan g = 10 m/s2Jawaban a t = 1 sb s = 2 mc vt = 10,2 m/s2. Bola disepak membentuk sudut 60o terhadap permukaan lapangan dengan kecepatan awal 5 m/s. Tentukan a Ketinggian maksimumb Kelajuan bola pada ketinggian maksimumc Selang waktu bola tiba di permukaan lapangand Jarak horisontal terjauh yang dicapai bolaGunakan g = 10 m/s2Jawaban a h = 1 m pembulatanb v = vx = 2,5 m/sc t = 0,87 sd x = 2,175 m3. Bola dilempar dari tepi bangunan setinggi 5 meter, membentuk sudut 60o terhadap horisontal dengan kecepatan awal 5 m/s.a Ketinggian maksimum diukur dari permukaan tanahb Selang waktu bola mencapai tanahc Jarak horisontal terjauh diukur dari tepi bangunanGunakan g = 10 m/s2Jawaban a h = 5,95 mb t = 1,5 sc x = 3,75 mSumber soalSoal UN Fisika SMA/MA
Contoh soal dan pembahasan gerak parabola berikut ini ditampilkan 3 tipe soal dari topik Gerak Parabola yang dibahas di materi kelas XI IPA SMA. Kecepatan peluru pada sumbu x sumbu y, jarak yang ditempuh peluru pada waktu tertentu, jarak terjauh, tinggi maksimum yang dicapai peluru dan sudut-sudut elevasi gerak peluru atau gerak projektile 1 Soal Tipe I Normal Parabolik Perhatikan gambar berikut ini! Sebuah peluru ditembakkan dengan kelajuan awal 100 m/s dan sudut elevasi 37o . Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2, sin 37o = 3/5 dan cos 37o = 4/5 Tentukan a Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah horizontal sumbu Xb Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah vertikal sumbu Yc Kecepatan peluru saat t = 1 sekond Arah kecepatan peluru saat t = 1 sekon terhadap garis mendatar horisontale Tinggi peluru saat t = 1 sekonf Jarak mendatar peluru saat t = 1 sekong Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai titik tertinggi h Kecepatan peluru saat mencapai titik tertinggi i Tinggi maksimum yang bisa dicapai peluru Ymaks j Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai sasaran jarak terjauh arah mendatar k Jarak terjauh yang dicapai peluru Xmaks Pembahasan a Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah horizontal sumbu X b Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah vertikal sumbu Y c Kecepatan peluru saat t = 1 sekon Karena gerak parabola terbentuk dari dua buah jenis gerak, yaitu GLBB pada sumbu Y dan GLB pada sumbu X, maka terlebih dahulu harus dicari kecepatan gerak peluru saat 1 sekon untuk masing-masing sumbu. Pada sumbu X Karena jenis geraknya GLB gerak lurus beraturan maka kecepatannya selalu konstan , jadi akan sama dengan kecepatan awal untuk sumbu X jadi sumbu Y Jenis gerakan pada sumbu Y adalah GLBB jadi ingat rumus untuk mencari kecepatan saat t yaitu Vt = Vo – gt dengan Vo disini diganti Vo miliknya Y atau Voy kecepatan ” saja d Arah kecepatan peluru saat t = 1 sekon terhadap garis mendatar horisontal Arah kecepatan bisa diwakili oleh nilai sinus, cosinus atau tan dari suatu sudut, kalo mau sudutnya tinggal ubah saja jika sudah diketahui nilai sin, cos tan nya. Disini kita pakai nilai tan sudut katakanlah namanya sudut Θ dimana Besar sudutnya…, cari pakai kalkulator karena bukan sudut istimewa. e Tinggi peluru saat t = 1 sekon Saat 1 sekon ketinggian peluru namakan saja Y atau h juga boleh,… f Jarak mendatar peluru saat t = 1 sekon Saat 1 sekon jarak mendatar peluru namakan saja X g Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai titik tertinggi Titik tertinggi dicapai peluru saat kecepatan pada sumbu Y adalah NOL. Sehingga h Kecepatan peluru saat mencapai titik tertinggi Karena saat titik tertinggi Vty = 0, maka tinggal Vtx saja yang ada nilainya sehingga Vt = Vtx = Vo cos α = 1004/5 = 80 m/s i Tinggi maksimum yang bisa dicapai peluru Tinggi maksimum namakan Y maks atau di soal biasanya hmax,..tinggal pilih saja j Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai sasaran jarak terjauh arah mendatar Waktu untuk mencapai jarak mendatar paling jauh adalah dua kali waktu untuk mencapai ketinggian maksimum sehingga hasilnya 2 x 6 = 12 sekon. k Jarak terjauh yang dicapai peluru Cara pertama, dipakai jika sudah diketahui waktunya 12 sekon Xmaks = Vo cos α t = 1004/512 = 960 meter Cara kedua anggap saja belum diketahui waktunya 2 Soal Tipe II Setengah Parabolik Sebuah peluru ditembakkan dari moncong sebuah meriam dengan kelajuan 50 m/s arah mendatar dari atas sebuah bukit, ilustrasi seperti gambar berikut. Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2 dan ketinggian bukit 100 m Tentukan a. Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai tanah b. Jarak mendatar yang dicapai peluru S Pembahasan a Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai tanah Tinjau gerakan sumbu Y, yang merupakan gerak jatuh bebas. Sehingga Voy = O dan ketinggian bukit namakan Y di soal dinamakan h Y = 1/2 g t2 100 = 1/210 t2 t = √20 = 2√5 sekon b Jarak mendatar yang dicapai peluru S Jarak mendatar gerakan berupa GLB karena sudutnya nol terhadap horizontal langsung saja pakai rumus S = V t S = 50 2 √5 = 100 √5 meter 3 Soal Tipe III Sebuah bola dilontarkan dari atap sebuah gedung yang tingginya adalah h = 10 m dengan kelajuan awal V0 = 10 m/s Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 ms2 , sudut yang terbentuk antara arah lemparan bola dengan arah horizontal adalah 30o dan gesekan bola dengan udara diabaikan,, Tentukan a Waktu yang diperlukan bola untuk menyentuh tanah b Jarak mendatar yang dicapai bola Pembahasan a Waktu yang diperlukan bola untuk menyentuh tanah ketinggian gedung h atau sama dengan Y disini ambil nilai positif sehingga t = 2 sekon Catatan Jangan lupa tanda minus pada nilai Y, karena kalau plus berarti 10 meter diatas tempat pelemparan, sementara posisi yang dicari adalah 10 meter dibawah tempat pelemparan. b Jarak mendatar yang dicapai bola Setelah belajar soal tipe dasar, lanjut dengan soal-soal yang lain atau bisa lanjut ke soal-soal pengayaan, Soal No. 4 Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 60 m/s dan sudut elevasi 30°. Ketinggian maksimum yang dicapai adalah…. A. 30 m B. 45 m C. 50 m D. 90 m E. 100 m Sumber soal UMPTN 1997 Pembahasan Data dari soal vo = 60 m/s α = 30° Ymaks = …… vo 2 sin2 α Ymaks = _______________________ 2g 60 2 sin 30° 2 Ymaks = _______________________ 210 60 2 1/2 2 Ymaks = _______________________ = 45 meter 20 Soal No. 5 Peluru ditembakkan condong ke atas dengan kecepatan awal v = 1,4 x 103 m/s dan mengenai sasaran yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 105 m. Bila percepatan gravitasi 9,8 m/s2, maka elevasinya adalah n derajad, dengan n sebesar…. A. 10 B. 30 C. 45 D. 60 E. 75 Sumber soal UMPTN 1993 Pembahasan Data dari soal vo = 1,4 x 103 m/s Xmaks = 2 x 105 m α = ……. Dari rumus jarak mendatar maksimum vo 2 sin 2 α Xmaks = _______________________ g 1,4 x 103 2 sin 2 α 2 x 105 = ______________________________ 9,8 2 x 105 x 9,8 sin 2 α = ______________________________ 1,4 x 103 2 sin 2 α = 1 sin 2α = sin 90° α = 90°/2 = 45 ° Page 2 Page 1 of 2 Contoh soal dan pembahasan fisika SMA kelas 10 X, materi Vektor; resultan, jumlah dan selisih vektor, perkalian titik dan silang vektor, penguraian gaya dan beberapa variasi soal terapan vektor. Penjumlahan dengan rumus kosinus, resultan beberapa vektor dengan metode penguraian atau analitis. Soal No. 1 Diberikan dua buah vektor gaya yang sama besar masing-masing vektor besarnya adalah 10 Newton seperti gambar berikut. Jika sudut yang terbentuk antara kedua vektor adalah 60°, tentukan besar nilai resultan kedua vektor! Pembahasan Resultan untuk dua buah vektor yang telah diketahui sudutnya. Dengan F1 = 10 N, F2 = 10 N, α adalah sudut antara kedua vektor α = 60°. dan R adalah besar resultan kedua vektor. Sehingga Soal No. 2 Dua buah vektor masing-masing F1 = 15 satuan dan F2 = 10 satuan mengapit sudut 60°. Tentukan arah resultan kedua vektor! Pembahasan Langkah pertama tentukan dulu besar resultan vektornya Yang dimaksud arah resultan adalah sudut β pada gambar di bawah Dengan rumus sinus diperoleh arah resultan Soal No. 3 Dua buah vektor kecepatan P dan Q masing-masing besarnya 40 m/s dan 20 m/s membentuk sudut 60°. Tentukan selisih kedua vektor tersebut! Pembahasan Menentukan selisih dua buah vektor yang diketahui sudutnya Sehingga Soal No. 4 Dua buah vektor gaya masing – masing 8 N dan 4 N saling mengapit sudut 120°. Tentukan besar resultan kedua vektor tersebut! Pembahasan Data F1 = 8 N F2 = 4 N α = 120° R = …….. Seperti soal pertama hanya berbeda sudut antaranya, dengan rumus yang sama Diperoleh hasil Catatan rumus cos 180° − α = − cos α Sehingga untuk nilai cos 120° cos 120° = cos 180° − 60° = − cos 60° = − 1/2 Soal No. 5 Perhatikan gambar berikut! Jika satu kotak mewakili 10 Newton, tentukan resultan antara kedua vektor! Cari jumlah resultan pada sumbu x dan sumbu y, cukup dengan menghitung kotak dari masing-masing vektor, F1 adalah 30 ke kanan, 40 ke atas, sementara F2 adalah 50 ke kanan, 20 ke atas, kemudian masukkan rumus resultan Soal No. 6 Diberikan 3 buah vektor F1=10 N, F2 =25 N dan F3=15 N seperti gambar berikut. Tentukana. Resultan ketiga vektor b. Arah resultan terhadap sumbu X [Sin 37° = 3/5, Sin 53° = 4/5] [Cos 37° = 4/5, Cos 53° = 3/5] Pembahasan a. Ikuti langkah-langkah berikut 1. Uraikan semua vektor ke sumbu x dan sumbu y kecuali vektor yang sudah lurus pada sumbu x atau y seperti F2. Lihat gambar di bawah! 2. Cari jumlah vektor pada sumbu x kanan +, kiri - 3. Cari jumlah vektor pada sumbu y atas +, bawah - 4. Masukkan rumus resultan Vektor yang dalam perhitungan selanjutnya tidak digunakan lagi karena sudah diuraikan tadi, dihapus saja, agar kelihatan lebih bersih, sisanya seperti ini Jumlah komponen vektor-vektor pada sumbu x dan y b. Mencari sudut yang terbentuk antara resultan vektor R dengan sumbu x tan θ = Fy /Fx tan θ = −7/−1 = 7 θ = arc. tan 7 = 81,87° Thanks to PCP atas koreksinya 🙂 Soal No. 7 Ditentukan 2 buah vektor F yang sama besarnya. Bila perbandingan antara besar jumlah dan besar selisih kedua vektor sama dengan √3, tentukan besar sudut yang dibentuk oleh kedua vektor! Sumber Soal SPMB Page 3 Page 1 of 2 Soal Ulangan Harian Fisika Gelombang SMA Kelas XII IPA contoh soal disertai pembahasan. Nomor 1 Diberikan sebuah persamaan gelombang Y = 0,02 sin 10πt − 2πx dengan t dalam sekon, Y dan x dalam meter. Tentukan a. amplitudo gelombangb. frekuensi sudut gelombangc. tetapan gelombangd. cepat rambat gelombange. frekuensi gelombangf. periode gelombangg. panjang gelombangh. arah rambat gelombang i. simpangan gelombang saat t = 1 sekon dan x = 1 mj. persamaan kecepatan gelombangk. kecepatan maksimum gelombangl. persamaan percepatan gelombangm. nilai mutlak percepatan maksimum n. sudut fase saat t = 0,1 sekon pada x = 1/3 m o. fase saat t = 0,1 sekon pada x = 1/3 m Pembahasan Bentuk persamaan umum gelombang Y = A sin t – kx dengan A amplitudo gelombang, = 2πf dan k = 2π/λ dengan demikian a. A = 0,02 m b. = 10π rad/s c. k = 2π d. v = /k = 10π/2π = 5 m/s e. f = /2π = 10π/2π = 5 Hz f. T = 1/f = 1/ 5 = 0, 2 sekon g. λ = 2π/k = 2π/2π = 1 m h. ke arah sumbu x positif i. Y = 0,02 sin10 π- 2π = 0,02 sin8π = 0 mj. v = A cost−kx = 10π0,02 cos10πt−2πx m/s k. vmaks = A = 10π0,02 m/s l. a = −2y = −10π2 0,02 sin10πt − 2πx m/s2m. amaks = −2A = −10π2 0,02 m/s2n. sudut fase θ = = 1/3 π = 60oo. fase φ = 60o/360o = 1/6 Nomor 2 Suatu gelombang permukaan air yang frekuensinya 500 Hz merambat dengan kecepatan 350 m/s. tentukan jarak antara dua titik yang berbeda sudut fase 60°! Sumber Soal SPMB Pembahasan Lebih dahulu tentukan besarnya panjang gelombang dimana Beda fase gelombang antara dua titik yang jaraknya diketahui adalah Nomor 3 Seutas tali salah satu ujungnya digerakkan naik turun sedangkan ujung lainnya terikat. Persamaan gelombang tali adalah y = 8 sin 0,1π x cos π 100t – 12 dengan y dan x dalam cm dan t dalam satuan sekon. Tentukan a. panjang gelombang b. frekuensi gelombang c. panjang tali Sumber Soal Ebtanas Pembahasan Pola dari gelombang stasioner diatas adalah a. menentukan panjang gelombang b. menentukan frekuensi gelombang c. menentukan panjang tali Nomor 4 Diberikan grafik dari suatu gelombang berjalan seperti gambar di bawah! Jika jarak P ke Q ditempuh dalam waktu 5 sekon, tentukan persamaan dari gelombang di atas! Tipikal Soal UN Pembahasan Bentuk umum persamaan gelombang adalah atau atau dengan perjanjian tanda sebagai berikut Tanda Amplitudo + jika gerakan pertama ke arah atas Tanda Amplitudo - jika gerakan pertama ke arah bawah Tanda dalam kurung + jika gelombang merambat ke arah sumbu X negatif / ke kiri Tanda dalam kurung - jika gelombang merambat ke arah sumbu X positif / ke kanan ambil data dari soal panjang gelombang λ = 2 meter, dan periode T = 5/2 sekon atau frekuensi f = 2/5 Hz, masukkan data ke pola misal pola ke 2 yang dipakai didapat Nomor 5 Seutas kawat bergetar menurut persamaan Jarak perut ketiga dari titik x = 0 adalah…..A. 10 cmB. 7,5 cmC. 6,0 cmD. 5,0 cmE. 2,5 cm Sumber Soal Marthen Kanginan 3A Gejala Gelombang Pembahasan Pola diatas adalah pola untuk persamaan gelombang stasioner ujung tetap atau ujung terikat. Untuk mencari jarak perut atau simpul dari ujung ikatnya, tentukan dulu nilai dari panjang gelombang. Setelah ketemu panjang gelombang, tinggal masukkan rumus untuk mencari perut ke -3 . Lupa rumusnya,..!?! Atau takut kebalik-balik dengan ujung bebas,..!? Ya sudah tak usah pakai rumus, kita pakai gambar saja seperti di bawah Posisi perut ketiga P3 dari ujung tetap A adalah satu seperempat panjang gelombang atau 5/4 λ Satu gelombang = satu bukit – satu lembah, sehingga nilai X adalah X = 5/4 λ = 5/4 x 6 cm = 7,5 cm Nomor 6 Sebuah gelombang transversal memiliki frekuensi sebesar 0,25 Hz. Jika jarak antara dua buah titik yang berurutan pada gelombang yang memiliki fase sama adalah 0,125 m, tentukan cepat rambat gelombang tersebut, nyatakan dalam satuan cm/s! Pembahasan Data dari soal f = 0,25 Hz Jarak dua titik yang berurutan dan sefase λ = 0, 125 m ν = ….. ν = λ f ν = 0,1250,25 = 0,03125 m/s = 3,125 cm/s
peluru ditembakkan dengan kecepatan awal 100 ms