🌫️ Rumah Singgah Pasien Izi

RIAU24COM - Sejak 1 April 2021 lalu, Rumah Zakat (RZ) Ria telah menghadirkan Rumah Singgah pasien di Pekanbaru. Rumah Singgah ini berlokasi di Jalan Nenas No. 11 Sukajadi Pekanbaru. Salah satu pengguna Rumah Singgah berasal dari Kota Dumai, Nurmi merasakan manfaat dari Rumah Singgah tersebut. Dia di rujuk ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan Kec Tirtayasa kab Serang Banten. saat ini berada di rumah singgah pasien IZI YBM PLN Banten, karena jarak dari Pulo Tunda sangat jauh. Akses jalan pun sangat sulit ditempuh, fasilitas kesehatan disana sangat minim, Ferdiansyah saat ini berobat di RSUD Drajat Prawiranegara untuk pendapatkan penanganan pertama. Bagimasyarakat atau keluarga pasien yang ingin meminjam tabung oksigen, sebut Dian, dapat mengakses layanan program sedekah oksigen dengan menghubungi call center IZI Jabar di nomor Call Center 0813-1222-9593 (ibu Yuli) atau mendatangi langsung rumah singgah IZI Jabar di Jalan Jurang No. 93 Pasteur, Kota Bandung. KepalaRumah Singgah Pasien (RSP) IZI II Jawa Timur Hengky Asmarakandi menuturkan, khusus bagi pasien anak seperti pasien CTEV, pihaknya tidak hanya memberikan fasilitas pada pasien, namun juga fasilitas untuk dua orang pendamping. "Selain tempat tinggal, kami juga sediakan transportasi, dan makanan Bagimasyarakat atau keluarga pasien yang ingin meminjam tabung oksigen, dapat mengakses layanan program sedekah oksigen dengan menghubungi call center IZI Jawa Barat di nomor Call Center 0813-1222-9593 (ibu Yuli) atau mendatangi langsung rumah singgah IZI Jabar di Jalan Jurang No 93 Pasteur, Kota Bandung.. Dian menuturkan, meskipun layanan peminjaman ini gratis, terdapat beberapa syarat yang Surabaya(Suaramuslim.net) - Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN) meresmikan Rumah Singgah Pasien (RSP) di Jalan Luntas No. 15 Surabaya, (16/5/2018).Ini RSP keempat IZI. Tak hanya RSP, YBM PLN Distribusi Jawa Timur mengamanahkan kepada IZI Jawa Timur, tapi sekaligus satu unit ambulan. JNEtelah mempercayai kami sebagai Lembaga Zakat Nasional yang profesional juga turut membantu berjalannya aktivitas di Rumah Singgah Pasien IZI Kota Medan" Membantu keberlangsungan nasbi pasien kaum dhuafa. Dengan bantuan yang dilakukan oleh JNE bersama IZI,, maka ini dapat membantu keberlangsungan nasib pasien yang dari kalangan dhuafa. RumahSinggah Pasien IZI ini berada Jalan Salemba I No 12 A Salemba Jakarta. Selama ini, kata dia selasar rumah sakit-rumah sakit rujukan di Jakarta penuh pasien mungkin sudah pemandangan jamak. IZI baru meluncurkan satu rumah singgah pasien di dekat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dengan daya tampung 18 pasien. JAKARTA- Rumah Singgah Pasien (RSP) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Slipi atau biasa disebut RSP IZI Jakarta II merupakan salah satu Rumah Singgah yang memfasilitasi kebutuhan pasien dhuafa dari berbagai daerah di Indonesia selama masa berobat di Rumah Sakit rujukan yang berada di Jakarta. . Rumah Singgah Pasien YBM PLN - IZI Sumut Bina Keislaman PasienSUMATERA UTARA - Rumah Singgah Pasien RSP merupakan program unggulan IZI berupa bantuan layanan gratis tempat inap sementara, untuk pasien yang masih mempunyai masa pengobatan di Rumah Sakit diprioritaskan untuk pasien dan keluarga pasien yang kurang mampu. Jarak Rumah Singgah Pasien ini juga dekat dengan Rumah Sakit rujukan sehingga memudahkan pasien dalam proses Provinsi Sumatera Utara sendiri yang bernama Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI beberapa fasilitas diberikan kepada pasien dan keluarga pasien yang singgah di Rumah Singgah Pasien mulai dari tempat tinggal yang nyaman hingga konsumsi yang halal dan sehat juga terdapat pembinaan setiap pekan di hari Selasa dan Kamis yang dilakukan seminggu pasien dan keluarga pasien mendapat dua kali edukasi keislaman dari pembinaan Rumah Singgah Pasien yang disampaikan langsung oleh Da'i IZI Ustadz Mulyadi Abu Bakar, dimulai dari tausiyah, pembahasan fiqh hingga motivasi kehidupan yang tentunya sangat membantu pasien untuk terus semangat dan jangan menyerah untuk melawan penyakit yang sedang Mulyadi Abu Bakar yang merupakan salah satu Dai IZI yang menjadi pemateri pembinaan di Rumah Singgah Pasien, Selasa 25/1/2022 membahas kajian tentang hukum sujud tilawah."Hukum sujud tilawah adalah sunnah baik sami’ mendengar tanpa sengaja maupun mustami’ mendengar dengan sengaja. Terdapat 14 surah di Al-Quran tempat sujud tilawah," pasien dan pendamping pasien di Rumah Singgah Pasien turut mengapresiasi dan antusias mendengarkan penjelasan pemateri yang membahas tentang sujud tilawah, hukum sujud tilawah hingga syarat dilakukannya sujud banyak derita yang dirasakan oleh pasien dan keluarga pasien, oleh karena itu Rumah Singgah Pasien IZI memberikan pembinaan dengan mendatangkan ust untuk memberi support agar pasien dan keluarga pasien tetap tawakal di tengah ujian yang sedang dialami beserta para donatur berharap, semua pasien yang pernah tinggal di Rumah Singgah Pasien kemudian mereka pulang dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Peresmian Rumah Singgah Pasien RSP IZI di Kalimantan Timur. BALIKPAPAN - Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia IZI mendirikan rumah singgah pasien yang bertempat di Jalan Indrakila No. 41 RT 29 Kel. Gunung Samarinda Balikpapan. Rumah singgah ini diresmikan oleh Walikota Balikpapan yang di wakili oleh staf ahli bidang sosial, kesejahteraan dan pengembangan SDM Diah Muryani, Rabu 3/1. Salah satu permasalahan yang sering dialami pasien kurang mampu dan keluarganya dari luar kota Balikpapan yakni bingung untuk mencari tempat tinggal sementara selama berobat jalan ke rumah sakit. Dalam hal ini, rumah sakit yang menjadi rujukan daerah yaitu Rumah Sakit Dr. Kanujoso Djatiwibowo. Diah mendukung adanya kontribusi dari lembaga zakat seperti IZI yang berperan aktif di dalam mengatasi persoalan ini. Menurut dia, banyak masyarakat yang enggan berobat ke rumah sakit lantaran tidak memiliki biaya untuk tranportasi dan inap selama masa pengobatannya, walau biaya pengobatannya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. "Ini merupakan salah satu mimpi saya dulu dan Alhamdulillah melalui IZI bisa terwujud. Dengan adanya rumah singgah pasien ini banyak masyarakat dhuafa terbantukan. Mereka tidak memikirkan lagi biaya yang harus dikeluarkan, diluar biaya yang ditanggung oleh BPJS. Apalagi pasien cuci darah yang setiap minggu harus kontrol pasti sangat terbantukan," ujar Diah. Ia mengharapkan, adanya rumah singgah ini bisa menjadi ladang pahala bagi para muzakki. Dia mengajak semua masyarakat dan instansi terkait untuk terlibat aktif mendukung keberadaan rumah singgah pasien ini. Direktur Pendayagunaan IZI Nana Sudiana mengungkapkan, rumah singgah pasien ini merupakan rumah singgah pasien yang ke 8 yang telah diresmikan. Biaya inap di rumah singgah ini gratis alias tidak dipungut biaya sepeserpun. Hanya memang dibatasi untuk pasien dan keluarganya satu orang. Rumah singgah ini memiliki kapasitas 10 orang. Fasilitasnya pun dimulai dari makan tiga kali sehari, kasur, mesin cuci dan ambulancs. Mobil ambulans siap 24 jam mengantar dan menjemput pasien. "Selain layanan RSP kami juga menyediakan layanan Latahzan mengantarkan bahkan memberi pelayanan mengurusi jenazah seperti memandikan dan mengkafani," ujar Nana. Adapun untuk syarat khusus bagi pasien yang ingin menetap di rumah singgah ini, Nana hanya menekankan satu hal. Yakni, pasien tidak mengidap penyakit menular dan merupakan asnaf penerima zakat. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini Rumah singgah bagi para pasien yang sakit beberapa masih berbayar. Namun, berbeda dengan rumah singgah yang satu ini. Rumah singgah pasien RSP milik Inisiatif Zakat Indonesia IZI ini sama sekali tidak berbayar dan diperuntukan bagi para pasien dengan penyakit berat, namun memiliki ekonomi menengah ke bawah. Rumah singgah yang terletak di kawasan Salemba, Jakarta Pusat itu menyediakan 4 kamar dengan 10 tempat tidur bagi laki-laki dan 10 tempat tidur bagi perempuan. RSP ini juga menyediakan fasilitas seperti AC, dapur, toilet, ruang cuci, ruang jemur, dan juga ruang santai yang terletak di samping hanya itu, RSP ini memberikan makanan gratis setiap harinya sebanyak 3 kali, termasuk fasilitas pengantaran menggunakan mobil ambulans bagi pasien yang akan berobat ke rumah sakit. "Kalau untuk perawatannya sendiri di sini kita memberikan fasilitas pelayanan makan, trus fasilitas nyuci atau apapun lah selain itu. Soal perawatan kita antarkan saja ke RS rujukan," ujar Tim Media IZI Ricky Hafidz, kepada Selasa 24/7/2018. Menurut Ricky, rata-rata pasien yang menginap berasal dari daerah di luar Jakarta, terutama dari daerah Sumatera dan Kalimantan yang tidak mempunyai keluarga saat berobat di Jakarta. "Biasanya yang dirawat sedang dalam kolaps-kolapsnya. Memang mereka enggak punya keluarga enggak punya rumah tinggal," ujar Ricky. RSP IZI memiliki 11 cabang di beberapa daerah seperti di Bandung, Medan, Padang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, serta Balikpapan. Di Jakarta terdapat 3 cabang, dua di Salemba dan satu lagi di Slipi. Penanggung Jawab RSP IZI Jakarta Nur Fauzatul Hidayati mengatakan, pasien-pasien yang menginap di tempatnya adalah pasien yang dirujuk dari rumah sakit daerah."Iya, yang di daerah sudah enggak bisa lagi, memang dirujuk ke sini. Ada yang 2 tahun tinggal di sini. Nah, kalau rata-rata sekitar 3 atau 4 bulan di sini," tutur Fauza. RSP IZI Salemba memiliki 4 petugas yang mendampingi pasien yang terdiri dari seorang penanggung jawab, pengemudi ambulans, office boy, dan 1 juru masak. Selain orang dewasa, ada beberapa anak-anak yang juga yang menginap di rumah singgah yang dibangun pada 2016 ini. "Kalau anak-anak enggak kelihatan sakit, kondisi fisiknya juga memang enggak kelihatan orang sakit, tetap main," ujar dia. Saat ini, pasien yang berada di RSP IZI Salemba memiliki penyakit yang beragam, mulai dari kanker, tumor, down sindrome, juga patah tulang.

rumah singgah pasien izi